Hari Rawan, bosan datang

30 menit udah aku scroll tik tok. Setelahnya, temen akrab aku si bosan datengg

"Duhh mau ngapain yaa?" Kata aku dalem hati. Mau baik nih rencananya, mau menyambut bosan dengan agenda agenda seruu (supaya dia cepet pergi!) 

Akhirnya, aku mutusin buat buka yutup. 
Menit pertama dengerin lagu, menit selanjutnya si bosan datang lagi, sampe akhirnya aku inget video Jaes tentang tsunami

Hmmm menarik juga nih keknya. Dan bener aja, ternyata aku dapet banyak info baru tentang tsunami! dan hal terbaiknya juga berhasil menendang jauh jauh si bosan WHAHAHA

Siapa yang waktu SD kalo ada soal penyebab terjadinya tsunami selalu jawab karena ada gempa di dasar laut? Dan Yap jawabannya benerr🤩🤩
Tapi kali ini aku mau jabarin versi lebih detail beserta istilah-istilah yang baru aku denger. BTW penyebab tsunami ga cuma itu loh, ada juga sebab-sebab lainnya. Oke bek tu topik! 

Seperti yang kita tau, salah satu sebab gempa terjadi adalah karena pergeseran lempeng tektonik bumi. Nah ada 3 macam jenisnya nih


Pada tsunami, umumnya yang terjadi di dasar laut adalah pergeseran lempeng bumi konvergen Zona subduksi, dimana kerak samudera yang lebih padat terdorong masuk ke bawah lapisan kerak benua. Fenomena ini bisa menyebabkan energi terkumpul di satu titik. 


Sama halnya kayak manusia yang nyimpen banyak energi (misalnya energi marah) ada 3 tipe pelepasan energi
1. Energi ngga dilepas sama sekali, si paling "yaudah lah sabar aja"
2. Energi dilepas perlahan
3. Nah ini nih yang bahaua, energi dilepas sekaligus. Walaupun emang abis itu bakal lega sih

Tapi tanpa sadar, energi yang lepas itu bisa membahayakan orang-orang di sekitar pesisir pantai. Umumnya energi itu bakal berubah jadi bentuk gelombang yang seolah ga berbahaya. Dengan amplitudo kurang dari 50cm TAPII panjang gelombangnya bisa tembus 100km lebiiihh
Gilaa kata gua teh

Terus apa bahayanya? Kan cuma gelombang pendek doang😌
Eitsss jangan salah! Nyatanya gelombang ini juga bisa meninggi (namanya hidup kadang diatas kadang dibawah) 

Singkatnya gini, kecepatan gelombang itu dipengaruhi sama kedalaman air

Air dangkal = kecepatan menurun

Amat sangat disayangkannya adalah frekuensi dari gelombang itu tetep konstan. Mau ga mau grlombang harus menambah amplitudo daaaannn memendekkan panjang gelombangnya

Foto before dan after disiniii:


Fenomena ini disebut pendangkalan gelombang
Dan masyarakat kenal dengan Tsunami

Tapi din kalo gelombangnya punya amplitudo sedang apakah jadi tsumedang? Nah kalo ini aku juga gatau☠️

BTW yang aku tulis disini bukan hal baru. Semuanya bisa kalian cari di youtube atau google. Alesan nulis di blog ini ya cuma kayak diary aja wgwgwg tapi sekalian mau ngetes seberapa paham hasil menyimak dan mungkin akan di baca lagi di kemudian hari sambil bersyukur karena setiap waktu bisa dapet ilmu baru! ✨

Komentar